Firewall jaringan IV

                                              Permasalahan Firewall Dalam Study Kasus dan Solusinya

Jaringan firewall memiliki beberapa masalah keamanan dalam study kasus diantaranya sebagai berikut: 


1.   Sharing. Pada jaringan, sumber daya yang tersedia dan muatan kerja (workload) dapat dipakai bersama-sama, sehingga banyak pemakai akan memiliki potensi untuk mengakses sistem jaringan jika dibandingkan dengan komputer tunggal. Kemungkinan yang lebih buruk adalah pengaksesan pada sistem jaringan dimaksudkan untuk banyak sistem.
2.  Kerumitan sistem. Suatu jaringan mengkombinasikan dua sistem operasi atau lebih yang tidak similar dengan mekanisasi untuk koneksi antar host. Oleh sebab itu, suatu sistem operasi / kendali jaringan tampaknya lebih rumit daripada sistem operasi untuk sistem komputasi tunggal. Kerumitan ini menghalangi kejelasan (certification) dari, atau bahkan kerahasiaan (confidence) dalam keamanan suatu jaringan.
3.  Perimeter yang tidak dikenal. Perluasan suatu jaringan berimplikasi pada ketidak-tentuan tentang batasan jaringan. Satu host mungkin merupakan suatu node pada dua jaringan yang berbeda, sehingga sumber daya yang tersedia pada satu jaringan dapat juga diakses oleh pemakai-pemakai pada jaringan lainnya. Masalah yang similar terjadi ketika host-host baru ditambahkan pada jaringan. Setiap node jaringan harus dapat memberikan respon pada kehadiran host-host baru dan yang tidak dapat dipercaya. Gambar dibawah ini menunjukkan masalah-masalah dalam menentukan batasan suatu jaringan. Perlu diingat bahwa seorang pemakai pada suatu host dalam jaringan D mungkin tidak sadar tentang koneksikoneksi berpetensi dari pemakai-pemakai jaringan A dan B.
Batasan jaringan yang tidak jelas
4.    Banyak titik dari serangan. Suatu sistem komputasi yang sederhana adalah unit pengendalian yang lengkap. Kendali-kendali akses pada satu mesin menjaga kerahasiaan data pada prosesor tersebut. Meskipun demikian, bila suatu file disimpan dalam satu remote host jaringan dari pemakai, file ini mungkin akan melewati banyak mesin host untuk sampai ke si pemakainya.
5.   Path yang tidak diketahui. Seperti yang digambarkan pada Gambar dibawah ini, mungkin satu host dapat dicapai dengan melalui banyak path. Misalkan bahwa seorang pemakai pada host A1 ingin mengirim pesan kepada pemakai yang berada pada host B3. Pesan ini mungkin dirutekan melalui host-host A2 atau B2 sebelum tiba pada host B3. Host A3 mungkin menyediakan keamanan yang dapat diterima, tetapi tidak untuk host A2 atau B2. Pemakai jaringan jarang memiliki kendali terhadap routing pesan mereka.

Routing pesan pada suatu jaringan

B. Studi Kasus Permasalahan Firewall dan Solusinya

Kita sering mendengar adanya kebocoran data atau dokumen, foto, video yang membuat heboh & menggemparkan semua orang.
Perlu diketahui penyebabnya antara lain:

1. Phising
Kita salah login situs (fake login) dan tertipu saat memasukkan password & username ke situs palsu yang dibuat hacker cracker:
Contoh kasus:
 Kita dapat link dari email spam ataupun dari teman facebook atau twitter.
 Kejadian ini sering menimpa facebooker saat menggunakan aplikasi “who see my profile” atau aplikasi untuk melihat siapa yang sering mengunjungi profil.

Solusi:
 Hati-hati jika mendapatkan link situs jebakan (istilahnya: jebakan betmen) yang beredar dari email, pesan facebook, twitter, dll.
 Pastikan mengetik alamat situs secara benar di browser.

2. Trojan/Spyware
Program yang telah disusupkan ke komputer kita dan kemudian diperintahkan mengirimkan data ketikan (jenisnya keylogger) ataupun mengirimkan data tertentu ke situs yang telah disediakan hacker cracker. Misal dengan mengirimkan data jenis seperti .doc, .pdf, .jpg, dan lain-lain sesuai perintah program.
Contoh kasus:
 Dokumen wikileaks, celah bocornya data lewat flashdisk salah satu petugas udah terinfeksi trojan.
 Hacker cracker yang pasang jebakan di warnet atau komputer umum lainnya dengan meletakkan keylogger untuk mencatat ketukan keyboard pengunjung.
 Kita sembarangan download software bukan dari sumber resmi sehingga telah disusupi keylogger
 Kita menginstall software yang sifatnya shareware (gratis pake embel-embel ‘tapi’), sehingga aktivitas kita selalu dimata-matai (tracking). Spyware ini lebih dikenal dengan adware.


Solusi:
 Selalu update antivirus terbaru (pengguna wndws)
 Gunakan software full freeware/gratis resmi (open source) walaupun fasilitasnya terbatas.
 Jika menginstall software trial beserta keygen (salah satu tempat meletakkan trojan), pastikan scan keygen/crack tersebut dengan antivirus terupdate. Jika terdeteksi trojan, jangan ragu-ragu menghapusnya dan carilah keygen/crack lain..
 Adware biasanya muncul saat kita mengunjungi situs yang ada pop up (cirinya: saat klik link, maka akan muncul situs lain yang berisi iklan promosi), pasang freeze (deepfreeze) di komputernya. Setelah restart akan hilang dengan sendirinya.
 Hati-hati menggunakan komputer umum. Gunakan fitur private browing untuk menghindari tracking & pastikan komputer bebas dari trojan (scanning komputer dengan anti trojan) sebelum login.


3. Penetration
Serangan langsung menuju komputer setelah sebelumnya mendapatkan informasi komputer dari berbagai upaya (social engineering).
Contoh kasus:
Orang sok-sok-an membuat onar dan cari masalah di forum, facebook ataupun twitter (Biasanya orang antusias seperti itu cenderung ceroboh). Besoknya si pembuat onar mendapatkan komputernya tiba-tiba muncul gambar aneh, drivenya dvdnya eject sendiri, mousenya hidup mati sendiri, dan pastinya semua datanya udah ada di komputer sang pengendali (anonymous).

Solusi:
 Aktifkan firewall di komputer. Firewall akan berusaha menghentikan koneksi asing masuk ke komputer kita.
 Jadilah netizen yang baik. Walaupun di dunia nyata Anda orang kuat dan berpengaruh. Ingatlah, di dunia cyber Anda bukanlah siapa-siapa. Semua orang sama, tidak ada penguasa ataupun status pangkat.


4. Force brute
Merupakan teknik terlama untuk mendapatkan password dengan cara menebak password yang kita gunakan.
Contoh kasus:
Si hacker cracker menyimpan script untuk menebak password kita di suatu hosting sampai password kita bisa pas kuncinya.

Solusi:
 Karena itulah, kita dianjurkan menggunakan password yang kuat. Standarnya kombinasi huruf besar, kecil, angka, simbol ditambah spasi. Misal: mYnaMe I$ 4d3 gN00r (walaupun terkesan alay tapi sangat efektif dan aman)
Kalo udah kuat dijamin dah butuh waktu puluhan tahun engine milik hacker cracker bisa menebak password kita (beneran loh..).
 Script force brute gak akan berhenti sebelum menemukan password kita, karena itulah dianjurkan minimal ganti password 2x setahun (standar google). Ada juga yang menganjurkan tiap bulan. Serangan akan berhenti kalo pihak hostingnya tau kalo servernya digunakan untuk yang nggak benar.
 Jika menggunakan 2 kunci untuk login, misal: “masukkan username (biasanya email) & password”, pastikan username kita tidak diketahui oleh orang lain. Disarankan menggunakan email khusus login & tidak dipublikasikan.

5. Lewat koneksi umum
Umumnya menggunakan koneksi umum seperti hotspot gratis wifi tanpa login & password.
Contoh kasus:
Kita dengan bangganya bisa mengakses internet gratis pake wifi.
Padahal dengan koneksi dengan terbuka tanpa enkripsi seperti itu, password kita bisa diambil alih (sniff) dengan tool sederhana seperti menggunakan firesheep (referensi lengkapnya cari di google yah..).

Solusi:
 Saat menggunakan hotspot wifi gratis, cukup gunakan untuk browsing.
 Jika penting untuk login, pastikan aktif “https” nya..
 Setelah selesai log out dari hotspot gratis, ganti password menggunakan koneksi sendiri ataupun koneksi aman.
 Jika menggunakan layanan hotspot, pilih yang terenkripsi (untuk memakai hotspot kita harus mendapatkan username login khusus dari pengelola jaringan).

6. Serangan langsung ke database web penyedia layanan.
Umumnya keamanan web penyimpanan data ini sangatlah baik. Pada insinyur telah berusaha dan selalu bekerja dengan keras mengamankan data pelanggan. Namun, kembali ke prinsip bahwa tidak ada sistem yang aman secara mutlak.

Contoh kasus:
Beberapa hari ini kita mendengar pembobolan situs game dan mengambil username, email, password dan data-data pengguna yang dilakukan dengan menyerang database web.

Solusi:
 Jangan simpan data-data sensitif, lihat point yang dijelaskan di atas.
 Selalu update informasi. Jika terjadi serangan, pasti akan dipublikasikan melalui media dan tentunya kita akan menerima email dari penyedia layanan agar mengganti lagi password kita.

7. Kelalaian (offline)
Seringkali kita lalai mengamankan komputer sendiri. Celah keamanan itu dari orang terdekat kita seperti:
 Mencolok flashdisknya ke komputer yang isinya virus & spyware.
 Mengacak-ngacak file di komputer.
 Install software yang tanpa diketahui udah terinfeksi trojan.

Contoh kasus:
Videonya mas Ariel Petepan.

Solusi:
 Amankan folder menggunakan software enkripsi seperti folderlock, mylockbox, truescript, dll
 Pasang deepfreeze, jika orang lain menginstall software, setelah restart komputer akan kembali normal.
 Jangan simpan file pribadi yang “aneh” di flashdisk, sebab bisa saja pada komputer teman, warnet atau komputer umum telah dipasang software pengcopy data otomatis seperti thumbsuck.exe, dll.



Sumber:http://trimugirahayu.blogspot.com/2017/03/studi-kasus-masalah-keamanan-komputer.html





MASALAH-MASALAH YANG BIASA TERJADI DALAM JARINGAN FIREWALL KOMPUTER & SOLUSINYA


Jaringan komputer merupakan teknologi yang sangat membantu aktivitas manusia. Namun di balik segala kecanggihannya, terdapat masalah-masalah yang biasa terjadi dalam jaringan komputer. Cari tahu apa saja masalah tersebut beserta solusinya di sini!
Kehadiran jaringan komputer membawa banyak sekali manfaat bagi manusia. Berbagai kalangan pun mempergunakannya untuk menyelesaikan aktivitas mereka. Namun tentu saja setiap teknologi memiliki masalah yang kadang terjadi. Di bawah ini adalah beberapa masalah yang biasa terjadi dalam jaringan komputer:
1. Kegagalan Piranti Jaringan
Gangguan akibat kegagalan piranti jaringan bisa bervariasi, mulai dari kegagalan NIC - LAN card pada sebuah komputer, kegagalan switch pada beberapa komputer, hingga kegagalan berskala luas pada switch central yang menghubungkan jaringan server. Untuk kegagalan LAN card di salah satu komputer solusinya adalah dengan menggantinya dengan network card cadangan.
2. Tidak Bisa Sharing Data
Masalah tidak bisa sharing data cukup sering terjadi. Penyebabnya bisa karena sharing pada komputer masih dalam mode disable, sehingga harus diaktifkan dulu dengan membuka Network > Internet Access pada bagian kanan bawah dekstop. Klik kanan pada gambar network, lalu klik Open Network and Sharing Center. Pilih mode turn on file and printer sharing > Save Changes.
3. Hang pada Komputer
Masalah hang pada komputer juga sering terjadi. Untuk menyelesaikannya Anda hanya perlu menyalakan kembali komputer Anda. Penyebab dari masalah ini karena IP yang Anda gunakan sama dengan IP komputer lainnya, sehingga Anda harus menggantinya dengan IP yang berbeda.
4. Kegagalan Kabel Jaringan
Masalah ini umum ditemui akibat putusnya kabel jaringan yang bisa mempengaruhi kinerja sebuah komputer dalam jaringan. Putusnya kabel antar switch (uplink cable) sehingga berdampak pada masalah jaringan pada satu blok gedung. Ada juga kegagalan backbone cable sehingga berdampak pada sebagian besar komputer dalam jaringan LAN.
5. Kerusakan pada Kabel dan Konektor Jaringan
Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer satu dengan komputer lainnya atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada tiga jenis:
  • Kabel UTP dengan Konektor RJ45

Gangguan pada kabel jenis ini adalah konektor yang tidak terpasang dengan baik atau longgar, susunan kabel yang salah, hingga kabel putus. Indikasi yang bisa dilihat ada pada lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada Hub/switch. Namun jaringan yang memakai kabel ini jarang terjadi kesalahan, karena menggunakan topologi star, workstation terpasang secara paralel dengan menggunakan hub/switch.
  • Kabel Coaxial dengan Konektor BNC

Kabel jenis ini memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar, kabel short, dan kabel terbuka resistor pada terminating konektor. Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor menyebabkan sistem jaringan down dan komunikasi antar komputer berhenti.
  • Kabel Serat Optik dengan Konektor SC dan ST

Gangguan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang terjadi, tapi membutuhkan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan.
Bila terjadi kerusakan pada kabel dan konektor jaringan yang disebabkan oleh suatu hal, harus dilihat dulu apakah kabel yang digunakan masih bisa digunakan atau tidak. Jika masih bisa, maka Anda hanya perlu mengganti konektornya saja. Namun jika tidak, maka kabel dan konektor perlu diganti dengan yang baru.
6. Gangguan pada Hub/Switch
Hub/switch adalah terminal atau pembagi sinyal data bagi kartu jaringan (network card). Bila hub mengalami kerusakan, berarti seluruh jaringan juga tidak bisa berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Kerusakan bisa dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing-masing workstation. Bila lampu indikator power hub mati, berarti kemungkinannya hub tersebut rusak. Bila ada lampu indikator workstation yang mati, tandanya komputer workstation sedang tidak aktif atau ada gangguan.
Jika memang terjadi kerusakan pada hub dan sudah tidak bisa digunakan, maka solusinya harus diganti dengan yang baru atau memperbaikinya di tempat service khusus.
7. Ledakan Virus
Masalah ini terjadi karena sistem jaringan Anda akan mendapatkan traffic yang overload dari pengaruh virus yang menyerang sistem server dan menulari semua komputer dalam jaringan. Akibatnya kinerja sistem jaringan menjadi sangat lambat. Solusinya untuk menangkal serangan virus ini adalah dengan menerapkan best practice security policy, tapi pastikan terlebih dulu pertahanan sistem Anda sudah sangat kebal.
8. Kegagalan Sistem
Kegagalan sistem bisa terjadi karena adanya masalah pada DHCP server Anda sehingga client tidak menerima IP address. Bisa juga karena ada masalah dengan sistem Directory Services Anda sehingga client tidak bisa log on ke jaringan. Penyebab lainnya adalah adanya masalah dengan register nama pada sistem DNS Anda.
9. Koneksi Putus-putus
Koneksi yang terputus-putus bisa disebabkan kualitas jaringan telepon yang menurun dan suara telepon yang bergemerisik atau adanya dengung. Solusinya yaitu dengan mengecek seluruh kabel rumah Anda dari KTB hingga modem. Jika terjadi masalah, Anda bisa langsung melapor kepada perusahaan telepon yang berwenang.
10. Masalah pada Network Connection
Masalah yang terdapat pada Network Connection terletak pada nomor IP, gateway, dan lainnya yang blank. Bisa juga status jaringan tersambung dan masih bisa mengakses data jaringan via IPX/SPX/NetBIOS, tapi nomor IP tidak ada yang membuat akses internet mati.
11. Komputer Tidak Terdeteksi oleh Komputer Lain
Masalah ini sering terjadi diakibatkan alamat yang digunakan dan IP yang kosong. Solusinya adalah dengan mengganti IP address agar bisa terdeteksi oleh komputer lain. Bisa juga dengan mengecek apakah komputer Anda bisa tersambung dengan komputer orang lain. Caranya adalah dengan klik Start > ketik “ping IP address”. Bila muncul balasan Reply From …. (IP address komputer lain), artinya komputer Anda sudah tersambung dengan baik. Namun jika muncul Request Time Out, maka komputer Anda tidak bisa tersambung dengan komputer lain.
12. Koneksi Lambat
Adanya permasalahan koneksi lambat bisa disebabkan oleh banyaknya PC yang di-sharing. Bisa juga dikarenakan aktivitas klien-klien PC yang sedang mengunduh atau upload malware (virus, Trojan, Spyware) yang menghabiskan bandwidth Anda. Solusinya adalah gunakan bandwidth management, antivirus, atau anti Spyware. Solusi lainnya adalah dengan menambah kecepatan koneksi internet. Anda bisa coba cara simpel dengan menonaktifkan loading gambar pada browser atau menggunakan software.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian K3LH, Manfaat K3LH Bagi Kehidupan, Prinsip - Prinsip K3LH

Pengertian,Fungsi,Fungsi,Kelebihan,Kekurangan Edmodo

perbedaan kabel sata dan pata